Dibuat pada 14 Jun 2026 22:18
Perayaan hari raya Qurban bukan sekadar momen ritual keagamaan, melainkan juga cerminan semangat kebersamaan dan pengabdian umat. Hal ini terlihat nyata dalam dokumentasi prosesi penyembelihan hewan qurban tahun 1447 H/2026 M yang dilakukan oleh warga RW 18 Tlogosari Kulon, di bawah naungan Masjid Al-Mubarok.
Profesionalisme di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Berbeda dengan cara konvensional, prosesi penyembelihan tahun ini dilaksanakan secara terpusat di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Boja pada Kamis, 28 Mei 2026. Penggunaan fasilitas RPH ini memastikan bahwa seluruh tahapan—mulai dari penyembelihan, pengulitan, hingga pemotongan karkas—dilakukan dengan standar teknis yang benar, efisien, dan tetap menjaga aspek kebersihan daging yang akan dibagikan.
Transparansi dan Keterlibatan Jamaah Kunci keberhasilan kegiatan qurban di Masjid Al-Mubarok terletak pada manajemen yang rapi. Terlihat dalam video bagaimana panitia mengelola data peserta qurban secara terperinci per kelompok. Setiap ekor sapi diberi nomor identitas (Sapi ke-01 hingga ke-09), yang diselaraskan dengan daftar nama peserta qurban yang telah terdata. Hal ini menjamin transparansi serta memastikan amanah dari para shohibul qurban tersalurkan dengan tepat.
Semangat Melayani Selain dukungan teknis dari tenaga ahli di RPH, peran warga RW 18 sangat krusial. Gotong royong tampak saat proses penimbangan, pembungkusan, hingga pendistribusian daging. Kerja sama tim yang solid ini membuat proses yang melelahkan menjadi lebih ringan dan berkesan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan perencanaan yang matang dan semangat kebersamaan, ibadah qurban dapat dilaksanakan dengan lebih modern, bersih, dan terorganisir, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Informasi selengkapnya mengenai dokumentasi kegiatan ini dapat Anda saksikan melalui tautan berikut: